Kamis, 21 Juni 2012

marinyanyi.com , Situs Lagu Anak-Anak

Beberapa tahun belakangan, kurang sekali perhatian industri musik terhadap lagu anak-anak, berbeda dengan satu dekade belakang, ketika lagu anak-anak dan lagu dewasa memiliki pasarnya masing-masing, sekarang anak-anak justru menyenyikan lagu-lagu dewasa, untuk mengatasi hal tersebut, tercetuslah ide dari salah seorang pemerhati lagu anak-anak, untuk membuat situs marinyanyi.com yang berisi lagu anak-anak yang bisa didownload free dan kita juga bisa merequest lagu yang kita inginkan disini :) lumayan loh untuk tambahan lagu ngajar di PAUD. mampir yu ke situsnya . .

http://marinyanyi.com

Developmentally Appropriate Practice

Para pengajar dan mahasiswa PAUD pasti sering sekali mendengar istilah DAP atau Developmentally Appropriate Practice, DAP merupakan standar pembelajaran yang harus sesuai dengan tahapan-tahapan perkembangan, DAP sendiri pertama kali diperkenalkan oleh NAEYC, gabungan guru PAUD seDunia, mau tau isinya ?

berikut link untuk Mendownload DAP
http://www.naeyc.org/files/naeyc/file/positions/PSDAP.pdf

Selasa, 19 Juni 2012

PENGURUS HIMAPAUD FKIP KBM UNIB 2012-2013

Setelah melaksanakan Musyawarah Kerja Mahasiswa 3 Juni 2012 akhirnya terpilih Ketua Umum HIMAPAUD yang baru, Elsa Cindrya (IV).

Berikut Susunan Pengurus HIMAPAUD FKIP KBM UNIB 2012-2013

Ketua Umum            : Elsa Cindrya
Sekretaris Umum     : Ratna Fitriana
Bendahara Umum    : Wiga Yuwiva

Bidang Keorganisasian (KO)
Co                                            :Renti Aprisyah
Anggota                                  : Retno Setyo Ningrum
                                                  Yuniarti
                                                  Yeti Marisyah
                                                  Sefti Islina
                                                  Siti Nuryati
                                                  Dwi Nurfebrika
                                                  Medinda Romiah
                                                  Indah Anggraini
                                                  Andika Novriansyah
                                                  Donna R
                                                  Yeni Kurniati

Bidang  Pendidikan &  Penalaran (DIKLAR)
Asri Sudarmiyanti (Co)
Prety Citra Pratesi
Risa Pahlevi
Selvi Oktami
Masyitah
Mega Dwi Yanti
Ardita
Novia N
Yesi E

Bidang Kerohanian
Indah Dwi Sartika (Co)
Yosi
Riyana Sari
Seftin Hidaya
Khairun Nisak
Umi Karomah
Solikhah Dita
Aulia Umami
Dwi Lina Sari
Rici Oktari
Rizki Artika

Biro Kesekretariatan (Kestari)
Novita Dwi Lestari (Co)
Febtari Yunita
Dewi Purnama
Mariana
Rika
Vika Oktia Rossa
Eti H
Lestari Oktafiah
Yenti
Eka Ariyani

Biro Danus 
Nurmaleni (CO)
Yesi Sitanggang
Heli D
Bela Monika
Noverli
Asmiyati
Windi Lestari
Nike Purwanti
Wilda

Bidang Minat Bakat
Sari Novriza (Co)
Martina
Eli Sartika
Alfira Isma Santi
Indah Diza Triani
Sedestia
Lia Fransisca
Intan Permata Sari
Wika Ersayanti
Magdalena

Bidang Kesejahteraan Mahasiswa
Endah (Co)
Febri A
Tri Juli Hajani
Eka M
Iga
Deta
Vebi

Senin, 25 Juli 2011

How to Know if Your Child's First Grade School Teacher is Right for Your Child


By an eHow Contributor
Your child's early school experiences have a lasting impact. Early education teachers are pivotal figures in the intellectual and emotional development of children. While no one can account for the unique chemistry that does or does not develop between student and teacher, there are certain universal qualities that distinguish great teachers from the pack. Learn what to look for, and learn how to get involved productively in your child's school life.
Difficulty        :           Easy
Instructions
1.      Start at the source. While your first grader may not be able to articulate precisely about what he or she likes or doesn't like about a teacher, the child's demeanor and attitude will provide plenty of insight into how school is going.
2    Stay in close contact with your child's teacher. Don't be pushy and don't assume you always know what is best; respect the teacher's authority, but avail yourself of every opportunity to observe and participate in the class. By doing so, you will learn how the teacher solves problems, manages groups and individuals, structures learning activities and deals with the inevitable crises. While you may end up questioning some of the teacher's decisions and policies, you will also undoubtedly gain greater respect for teachers in general.
3    Network with the parents of students in your child's class. Share experiences and observations, not merely just to evaluate the teacher but to assist the teacher and enrich the experience of the students in the class. Motivated and involved parents can improve the quality of teaching. Once again, remember to understand limits and respect the authority of the teacher. How does the teacher respond to the concerns of parents?
4    Observe the progress of your child in academic subjects. Examine and analyze the assignments given and how well they are managed. Observe your child's willingness and motivation.
5    Discuss specific problems that your child may be facing in the class. The more insight you can provide about your child, the more the teacher can provide personalized education.
6    Attend parent-teacher meetings regularly.

12 Design Principles Based on Brain-based Learning Research



By Jeffery A. Lackney, Ph.D.
Based on a workshop facilitated by Randall Fielding, AIA
  1. Rich-simulating environments – color, texture, "teaching architecture", displays created by students (not teacher) so students have connection and ownership of the product.
  2. Places for group learning – breakout spaces, alcoves, table groupings to facilitate social learning and stimulate the social brain; turning breakout spaces into living rooms for conversation.
  3. Linking indoor and outdoor places – movement, engaging the motor cortex linked to the cerebral cortex, for oxygenation.
  4. Corridors and public places containing symbols of the school community’s larger purpose to provide coherency and meaning that increases motivation (warning: go beyond slogans).
  5. Safe places – reduce threat, especially in urban settings.
  6. Variety of places – provide a variety of places of different shapes, color, light, nooks & crannies.
  7. Changing displays – changing the environment, interacting with the environment stimulates brain development. Provide display areas that allow for stage set type constructions to further push the envelope with regard to environmental change.
  8. Have all resources available – provide educational, physical and the variety of settings in close proximity to encourage rapid development of ideas generated in a learning episode. This is an argument for wet areas/ science, computer-rich workspaces all integrated and not segregated. Multiple functions and cross-fertilization of ideas are primary goal.
  9. Flexibility – a common principle in the past continues to be relevant. Many dimensions of flexibility of place are reflected in other principles.
  10. Active/passive places – students need places for reflection and retreat away from others for intrapersonal intelligence as well as places for active engagement for interpersonal intelligence.
  11. Personalized space – the concept of homebase needs to be emphasized more than the metal locker or the desk; this speaks to the principle of uniqueness; the need to allow learners to express their self-identity, personalize their special places, and places to express territorial behaviors.
  12. The community-at-large as the optimal learning environment – need to find ways to fully utilize all urban and natural environments as the primary learning setting, the school as the fortress of learning needs to be challenged and conceptualized more as a resource-rich learning center that supplements life-long learning. Technology, distance learning, community and business partnerships, home-based learning, all need to be explored as alternative organizational structures for educational institutions of the present and future.

Kamis, 03 Maret 2011

Kakak dan Adik






Bagaimana kira-kira caranya mengatasi anak usia dini (khususnya anak TK) yang memiliki masalah ketika malaikat baru lahir di rumahnya ? Yup, waktu mereka punya adik kecil, banyak dari mereka memiliki rasa cemburu, karena merasa tidak diperhatikan oleh orang tuanya. tapi dengan pengertian yang baik dari orang tua, mereka bisa juga kok mencintai adiknya menjaganya dan kadang diandalkan oleh orang tua untuk turut sera dalam menjaga adiknya, sebagai guru, kita jga harus bisa memberi pengertian kepada anak-anak yang masih belum mengerti tentang 'perhatian orangtuanya' yang berlebih pada adik barunya, jadi mereka bisa lebih mencintai adik barunya dirumah :) any comment ?

Kamis, 10 Februari 2011

BEASISWA BBM dan PPA

Beasiswa PPA dan BBM di Fakultas eguruan dan Ilmu Pendidikan sudah dibuka :)
Prodi PAUD dapat kuota 9 mahasiswi untuk PPA dan 10 Mahasiswi untuk BBM, untuk semester dua sendiri sudah ditentukan oleh pak Nasirun siapa yang dapat, Madya, Vika dan Fitri, selamat ya, sisanya sekitar 2 atau 3 orang lagi akan diambil dari semester 2 untuk beasiswa BBM, walaupun diutamakan untuk yang tidak mampu, tapi buat yang mau coba-coba silahkan mendaftarkan diri ke Mba Susi, dan untuk yang sudah mendapatkan beasiswa dari instansi swasta atau beasiswa lainnya juga diharap mengkonfirmasi ke Mbak Susi *jangan serakah, kasian yang belum pernah dapet :@ !!
ada lagi, inget kata pak Nasirun kalau udah dapet beasiswaya, jangan luain jasa yang ngurusinnya, maksudnya mba susi, kan udah kedabag kedubug bantuin ngurus beasiswa, jadi seenggaknya adalah upah lelah 50 ribu perak doang mah :) anak2 PAUD harus pada sadar sendiri dong :D
buat yang belum dapet beasiswa PPA dan BBM taun ini, keep fighting :) masih ada banyak beasiswa menunggu kita :) dan sesuai perjanjian, yang udah pernah dapet beasiswa bakal dinomor duain sama yang belum pernah dapet di tahun berikutnya :)
BTW untuk perndaftaran sendiri paling lambat tanggal 17 Februari 2011

SEKILAS TENTANG NEUROSAINS


ada mata kuliah baru di semester dua yang lumayan keren namanya, NEUROSAINS, hehe, dosennya Ibu Nina, Ibu imut-imut tapi udah S3, :P, kemarin dijelasin sedikit sih tentang neurosains sama Ibu Nina, Tapi biar lebih jelas aku browsing lagi nyari2, dan ini beberapa jawabannya. *Penjelasan tentang Neurosains disini lebih ke yang umum, sedangkan kita kan belajar neurosains khusus AUD, tapi lumayan buat referensi :)


Tugas dari ilmu neural (neural science) adalah menjelaskan perilaku manusia dari sudut pandang aktivitas yang terjadi di otak. Bagaimana bisa2nya otak yang tersusun dari jutaan sel-sel saraf individuil bisa menghasilkan perilaku dan bagaimana sel-sel ini juga terpengaruh oleh kondisi lingkungan? Mmm sungguh menarik dan menantang!
 
Neurosains merupakan bidang ilmu yang mengkhususkan pada studi saintifik dari sistem syaraf. Komunitas atau Perkumpulan Neurosains didirikan pada tahun 1969, namun pembelajaran mengenai otak sudah dilakukan sejak lama sekali. Beberapa hal yang dipelajari meliputi struktur, fungsi, sejarah evolusi, pengembangan, genetika, biokimia, fisiologi, farmakologi, informatika, komputasi neurosains dan patologi dari sistem syaraf. Secara tradisionil kelihatan merupakan cabang dari ilmu biologi. Namun, saat ini sudah banyak dilakukan kerjasama penelitian antar bidang ilmu dalam kerangka neurosains, seperti disiplin ilmu psikologi-neuro dan kognitif, ilmu komputer, statistik, fisika dan kedokteran.
Saat ini neurosains sudah melibatkan beberapa eksperimental saintifik sistematik dan investigasi teoritis atas sistem syaraf pusat dan periferal dari organisme biologik. Metodologi empirik yang digunakan oleh para neurosaintis telah berkembang dari analisis biokimia dan genetika dari dinamika sel-sel syaraf individual dan unsur-unsur pokok molekularnya hingga penyajian citra perseptual dan aktivitas motorik dalam otak. Bahkan saat ini sudah dilakukan pemodelan komputasional untuk mendukung neurosains.
Secara umum, neurosains mencakup semua bidang ilmu saintifik yang terkait dengan sistem syaraf. Psikologi, sebagai studi saintifik proses mental, dapat dianggap sebagai sub-bidang neurosains, walaupun beberapa teoris pikiran/tubuh tidak setuju dengan hal ini - menurut mereka, psikologi adalah studi proses-proses mental yang dapat dimodelkan dengan berbagai macam prinsip-prinsip dan teori-teori abstrak, seperti psikologi perilaku dan kognitif tradisional, dan itu tidak berhubungan dengan proses-proses syaraf. Istilah neurobiologi kadang dipakau sebagai ganti dari neurosains, walaupun istilah yang pertama merujuk pada biologi-nya sistem syaraf.
Neurolog dan Psikiater merupakan bidang khusus kedokteran yang secara spesifik mempelajari penyakit pada sistem syaraf. Istilah ini merujuk pada disiplin klinik yang menyangkut diagnosa dan perawatan dari penyakit ini. Neurologi berkaitan dengan penyakit dari sistem syaraf pusat dan periferal seperti ALS (Amyotrophic Lateral Sclerosis) dan stroke, sedangkan Psikiater fokus pada penyakit mental. Batasan antara kedua semakin kabur hingga sat ini dan dokter spesialis salah satunya sering mendapatkan pelatihan keduanya. Neurolog dan Psikiater banyak dipengaruhi oleh riset-riset dasar neurosains.
Berbagai tema-tema penelitian Neurosains (Beberapa diambil dari http://www.northwestern.edu/nuin/fac/index.htm):

  • Behavior/Cognition/Language
  • Biological Rhythms
  • Brain Imaging or neuroimaging
  • Cell Biology
  • Cell Imaging & Electrophysiology
  • Computational neuroscience
  • Development
  • Hearing Sciences
  • Language
  • Learning/Memory
  • Mechanisms of Drug Action
  • Molecular Neuroscience
  • Motor Control
  • Neurobiology of Disease
  • Neuroethology
  • Neuroendocrinology
  • Neuroimmunology
  • Signal transduction
  • Systems Neuroscience
  • Universal Grammar
  • Vision Sciences
  • Neurobiology of the neuron
  • Sensation and perception
  • Sleep
  • Autonomic systems and homeostasis
  • Arousal, attention and emotion
  • Genetics of the nervous system
  • Injury of the nervous systems


Beberapa buku teks yang bisa digunakan untuk mempelajari Neurosains:
  • Bear, M.F., B.W. Connors dan M.A. Paradiso, 2001, Neuroscience: Exploring the Brain. Baltimore: Lippincott. ISBN 0-7817-3944-6.
  • Kandel, ER, Schwartz JH dan Jessell TM, 2000, Principles of Neural Science (4th ed. ed.). New York: McGraw-Hill. ISBN 0-8385-7701-6.
  • Squire, L. dkk, 2003, Fundamental Neuroscience, 2nd edition. Academic Press; ISBN 0-12-660303-0
  • Byrne dan Roberts, 2004, From Molecules to Networks. Academic Press; ISBN 0-12-148660-5
  • Sanes, Reh dan Harris, 2005, Development of the Nervous System, 2nd edition. Academic Press; ISBN 0-12-618621-9
  • Siegel dkk, 2005, Basic Neurochemistry, 7th edition. Academic Press; ISBN 0-12-088397-X
  • Rieke, F. dkk, 1999, Spikes: Exploring the Neural Code. The MIT Press; Reprint edition ISBN 0-262-68108-0
Informasi online:
  • Intro to Neuroscience (http://azintaria.freespaces.com/index.htm) - Smith College Spring 2005